Sejarah Kelam 3 Aliran Sesat yang Ada di Dunia

Apakah sekte sesat paling berbahaya di dunia? Sebelum kita masuk ke arah sana, mari kita mulai dengan hal yang lebih mendasar tentang definisi sebuah sekte. Sekte sesat didefinisikan sebagai sistem di mana para pengikutnya menyembah atau mengagungkan sebuah individu, berhala, atau suatu objek.

Meski begitu, kebanyakan dari sekte ini memiliki proyek kejahatan ektreme dan beberapa agenda kriminal yang sangat menyimpang dari norma yang membuat mereka dianggap sebagai sekte sesat. Kegiatan tersebut termasuk bunuh diri masal, pencucian otak, perilaku ekstrimis, penyerangan, penculikan, pemerasan, dan kejahatan seksual. Berikut adalah 3 sekte sesat paling berbahaya yang pernah tercatat dalam sejarah.

  1. KKK (Ku Klux Klan)

aliran sesat ku klux klan

Ku Klux Klan atau disingkat menjadi KKK terkenal dengan penampilan mereka yang menggunakan jubah putih, penutup kepala dengan ujung runcing, dan keyakinan mereka terhadap white supremacy atau keyakinan bahwa orang kulit putih punya kasta yang lebih tinggi dibandingkan dengan ras lainnya.

Yang menghilang dalam sejarah adalah fakta di mana inti dari ajaran KKK (atau setidaknya sebelum menjadi sesat) adalah sebuah kelompok religius Kristiani ektremis. Awal terbentuk ketika Perang Saudara di Amerika berakhir, KKK menyatakan bahwa kelompoknya memiliki anggota hingga 4 juta orang.

Taktik teror mereka dan penyerangannya terhadap orang kulit hitam, Yahudi, Katolik, dan beberapa kaum minoritas lainnya membuat otoritas Amerika menganggap kelompok ini sebagai sekte sesat yang berbahaya.

Anonimitas klan ini juga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi. Para anggota bisa mengikuti kegiatan sekte dengan bebas tanpa tersembunyi atau berpartisipasi secara tertutup menggunakan jubah dan penutup kepala jika mereka mau. Banyak laporan yang menyatakan jika kelompok ini masih ada hingga sekarang.

  1. Aum Shinrikyo

aliran sesat aum shinrikyo

Adalah sebuah kelompok kepercayaan yang pernah dianggap oleh pemerintah Jepang sebagai agama, muncul sebagai Aum Shinrikyo dari tahun 1987 hingga 2000. Di tahun 2000 kelompok ini mengubah nama mereka sebagai Aleph, dan di 2007 beberapa anggotanya berpisah dan membentuk kelompok baru yang dikenal dengan nama Hakari no Wa. Kepercayaan Aum mencakup ajaran Hinduisme/Buddhisme seperti ritual pembersihan semacam yoka, juga konsep karma dan beberapa konsep lainnya.

Aum juga mempercayai beberapa konsep yang terdapat dalam kepercayaan Judeo/Kristen seperti neraka dan kiamat. Pusat dari keyakinan agama ini sendiri terdapat pada pemimpin tertingginya yaitu Shoko Asahara sebagai yang tercerahkan, dan ia mengklaim memilik kekuatan supranatural seperti melayang di udara dan melihat masa depan.

Pada awal tahun 1990, Aum Shinrikyo ‘menguji’ serangkaian senjata kimia maupun biologis dalam skala kecil untuk menyerang orang-orang yang dianggap sebagai musuh dari organisasi ini. Beberapa kali kelompok ini juga mencoba untuk mengembangkan senjata biologis berbahaya seperti Antrax dan Ebola namun gagal.

  1. Peoples Temple

korban bunuh diri aliran sesat peoples temple

Sekte fanatik agama yang dipimpin oleh Jim Jones, seorang mantan Marxis dan pendukung Komunis yang beralih menjadi pendeta metodologis. Jones sangat terkenal dan berkarisma, ia juga berkali-kali menyatakan penentangannya terhadap kaum elit sosial. Karena itu para pengikut aliran People’s Temple kebanyakan adalah orang miskin dan tertindas.

Namun, yang berawal sebagai sekte pembela kaum miskin, kemudian berubah menjadi sebuah sekte sesat ketika Jones mulai menyatakan perlawanannya terhadap injil dan ketakutannya akan bencana nuklir. Jones juga memaksa para pengikutnya untuk meninggalkan Amerika Serikat dan kemudian menetap di hutan di daerah Guyana di mana laporan tentang kejahatan seks terus terjadi.

People’s Temple mulai menarik perhatian ketika anggota kongres Amerika dan beberapa reporter yang mencoba mengunjungi mereka dibunuh ketika mencoba untuk meninggalkan tempat tersebut. Lalu, dengan perintah dari sang pemimpin, lebih dari 900 orang melakukan bunuh diri terbesar sepanjang sejarah dengan menenggak racun yang dicampurkan ke dalam minuman ringan.

About the Author