Ternyata Ada Kepercayaan yang Menganjurkan Perjudian

Untuk kita yang tinggal di wilayah Indonesia, mungkin sudah mengetahui jika judi termasuk kegiatan yang ilegal. Tidak hanya ilegal, untuk negara dengan penduduk dengan kepercayaan islam terbesar di dunia, Judi adalah perbuatan yang haram dan dilarang oleh agama.

Meski begitu, kegiatan perjudian masih banyak dilakukan oleh beberapa masyarakatnya dengan sembunyi-sembunyi. Sudah jadi rahasia umum jika di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Batam, dan lain sebagainya, masih ada praktek judi yang berlangsung secara eksklusif.

Dilaksanakan di dalam hotel yang mewah dan dijaga ketat oleh sekuriti-sekuriti berbadan tegap. Untuk bisa masuk dalam permainan pun tidak bisa sembarangan, hanya orang-orang dari kalangan dalam saja yang diizikan ikut bermain.

perjudian dan budaya kepercayaan

Untuk kalangan orang-orang kecil juga judi masih sering ditemukan. Di pedalaman dan pelosok desa masih bisa ditemukan beberapa aktifitas judi seperti sabung ayam, adu domba atau judi dadu yang biasa dimainkan oleh orang-orang zaman dulu. Tapi, biasanya judi jenis ini tidak bisa bertahan lama karena seringkali terciduk oleh aparat kepolisian. Meskipun akhirnya akan muncul lagi, dan seperti itu seterusnya.

Kontroversi Judi di Indonesia

Indonesia adalah negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di Asia, bahkan di dunia. Hampir 90% penduduknya memeluk agama islam, sementara sebagian lainnya memeluk agama Kristen, Hindu, Buddha, dll. Sebetulnya hampir semua agama yang dianut di Indonesia melarang perjudian, namun Islam sangat menentang segala praktek dan bisnis yang hanya mengandalkan peluang dan keberuntungan ini. Oleh karena kondisi tersebut, masyarakat Indonesia sangat anti terhadap perjudian.

Hal yang berbeda diterapkan oleh negara tetangganya Malaysia, yang sebetulnya sama-sama mayoritas masyarakatnya menganut agama Islam, tetapi tetap mengizinkan adanya praktek perjudian meski hanya ditempat-tempat tertentu agar lebih mudah dikontrol oleh pemerintah, dan hanya mengizikan warga asing yang bermain judi di sana. Sebetulnya pemerintah Malaysia tidak melarang warganya berjudi, namun syarat untuk warga Malaysia lebih berat dibandingkan dengan warga negara lain.

perjudian di korea

Kepercayaan yang Mendukung Perjudian

Memang hampir semua agama yang dianut di Indonesia mengharamkan perjudian, tapi di beberapa budaya tertentu, perjudian diperbolehkan bahkan ada yang sampai menganjurkan. Contohnya untuk beberapa kepercayaan yang dianut di daerah Tiongkok.

Penganutnya percaya jika berjudi dapat membuang sial dari harta yang dimilikinya. Jadi di waktu-waktu tertentu, orang-orang di sana akan menyisihkan uangnya untuk berjudi. Tapi uang yang mereka pakai untuk berjudi hanya sebagian kecil saja, karena mereka juga sadar jika judi seperti main kartu atau judi bola online bisa banyak menguras harta mereka.

Selain Tiongkok, warga Korea ada juga kebiasaan warga Korea serupa. Sebelum mereka memasang taruhan atau membeli lotre, mereka sempatkan diri untuk datang ke kuil dan memanjatkan doa kepada dewa. Dengan mengunjungi dewa sebelum berjudi, orang Korea percaya mereka akan diberikan keberuntungan yang melimpah.

perjudian di Jepang

Jepang juga negara yang dominan penduduknya beragama Shinto. Di kepercayaan ini, penganutnya mempercayai beberapa dewa, dan mereka biasanya menyembah dewa-dewa tertentu tergantung dengan hajat yang akan mereka panjatkan. Begitu juga saat mereka akan berjudi, mereka akan pergi ke kuil, berdoa dan memberikan persembahan bagi dewa keberuntungan.

Jepang dikenal memiliki banyak dewa. Sepanjang tahun orang-orang dijepang mengadakan festival untuk menyembah dewa-dewa ini. Bahkan ada kuil khusus yang biasa didatangi oleh orang-orang yang bergerak di hiburan dewasa. Mereka meminta untuk senantiasa diberikan wajah yang awet muda, tubuh yang seksi dan digilai oleh para kaum Adam.

About the Author